membuat ruang keluarga edukatif

Membuat Ruang Keluarga yang Edukatif

Menghadirkan nilai – nilai edukatif di lingkungannya merupakan salah satu pendidikan yang harus ditempuh oleh seorang anak.

Pentingnya Ruang Keluarga Edukatif

Dengan begitu si anak dapat menyelesaikan dan menemukan sebuah solusi dari permasalahan yang dialami oleh dirinya sendiri.

Stimulus seperti itu sudah seharusnya diajarkan kepada anak – anak sejak berusia sedini mungkin.

Dari realita yang terjadi saat ini, anak – anak malah seringkali langsung dijejali smartphone oleh kedua orang tuanya. Hal itu bukannya memiliki efek positif, justru berdampak sebaliknya. saraf psikomotorik mereka akan terganggu.

Dimana anak – anak akan bersifat lebih pasif terhadap lingkungan sekitar. Mereka lebih apatis terhadap lingkungan sosial. Dikarenakan mereka juga jarang bergerak aktif dalam kehidupan kesehariannya.

Sejalan dengan hal itu, banyak pula gangguan dari seringnya bermain hp bagi anak kecil. Selain apatis terhadap lingkungan sosial.

Hal senada juga disampaikan oleh founder didekor bahwa anak-anak saat ini lebih akrab dengan gadget daripada permainan tradisional. Tentu berakibat pada tingkah lakunya.

Bagaimana menyelesaikan permasalahan ini?

Salah satunya, yakni membuat ruang keluarga yang edukatif, belajar sambil bermain.

Cara Membuat Ruang Keluarga Edukatif untuk Anak

Memberikan ruang bermain

Di sela – sela ruang keluarga yang begitu besar, selipkan sedikit ruang untuk anak dalam bermain disana. Dengan sedikit tambahan berupa boneka atau permainan anak pada umumnya. jadi selain anak dapat bermain dengan bebas.

Para orang tua juga dapat mengawasi anak – anaknya yang sedang bermain dalam satu tempat disitu.

Menaruh rak buku

Selain bermain, mengembangkan minat baca anak sejak dini juga penting. Menempatkan rak buku di sudut ruangan merupakan salah satu cara agar anak dapat membaca buku sedini mungkin.

Dengan begitu, anak akan termotivasi setiap kali melihat adanya tumpukan buku, mereka akan dengan sendirinya

Menyatukan ruangan

Mengkombinasikan ruangan satu dengan ruangan yang lain merupakan solusi alternatif ketika anak menginginkan tempat bermain yang luas. Dimana ketika ruangan tersebut luas anak akan dengan leluasanya bermain di sudut ruangan ataupun di ruangan keluarga.

Hal itu juga menjadikan pengawasan terhadap anak lebih mudah. Karena jangkauan pandang orang tua bisa mengetahui segala perilaku anak.

Berikan ruang kosong

Jika memberikan sudut bermain bagi anak tidak bisa, cukup berikan ruang kosong terhadap anak. Mereka akan mengekspresikan tingkahnya di dalam ruang kosong tersebut.

Kenapa begitu, karena di usia dini anak cenderung bersifat pro – aktif terhadap segala, meskipun dalam ruang kosong sekalipun.

Dengan demikian orang tua sudah melatih anak untuk mengekspresikan diri sejak usia anak – anak.

Melengkapi sudut ruangan dengan mainan

Melengkapi sudut ruangan keluarga dengan mainan yang aman untuk anak – anak juga menjadi alternatif cukup baik. Selain menjadi hiasan ruangan, mainan tersebut dapat dimainkan oleh anak di waktu luang.

Hal semacam itu, juga bersifat memberikan keuntungan sekaligus.

Dimana anak akan betah bermain, dan juga memperindah nuansa kekeluargaan di dalam ruangan tersebut.

Memberikan pendidikan karakter terhadap anak merupakan kewajiban bagi orang tua. Bentukan sikap dari orang tua akan turun kepada anaknya masing – masing.

Mereka menginginkan anak menjadi seperti apa, kelak menjadi apa, dan apa – apa yang lainnya.

Karena kita ketahui sendiri bahwa pendidikan pertama bagi anak adalah lingkungan keluarga yang ada di rumah.

Dari saduran referensi ide ruang keluarga edukatif untuk anak tersebut, sudahkah bermunculan ide – ide kreatif lainnya dalam membuat ruang keluarga menjadi nyaman sekaligus bersifat edukatif terhadap anak.

Dengan demikian tips – tips yang diberikan diatas semoga menginsirasi anda dalam membuat tempat yang menarik bagi anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *